This awesome blogger theme comes under a Creative Commons license. They are free of charge to use as a theme for your blog and you can make changes to the templates to suit your needs.
RSS

ORGANISASI FUNGSIONAL


BAB I
PENDAHULAN
Seperti postingan saya sebelumnya bahwa organisasi adalah sekumpulan  orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu. organisasi mempunyai tujuan yang sama yaitu untuk membawa anggota dan lingkungannya ke arah yang lebih baik. Struktur organisasi  merupakan suatu rangka kerjasama dari berbagai bagian menurut pola yang menghendaki adanya tertib, penyusunan yang logis, dan hubungan yang serasi. Jadi, dalam struktur organisasi terdapat rangka yang menunujukan segenap tugas pekerjaan untuk mencapai tujuan organisasi, hubungan antar fungsi-fungsi, serta wwenang tanggungjawab tiap anggota organisasi. Terdapat beberapa macam bentuk struktur organisasi yaitu :
·         Struktur organisasi lini
·         Struktur organisasi lini dan staff
·         Struktur organisasi fungsional
Pada postingan saya kali ini, saya akan membahas tentang  organisasi fungsional dalam institusi pendidikan.

BAB II
TEORI
Organisasi fungsional diciptakan oleh F.W.Taylor. yaitu suatu bentuk organisasi di mana kekuasaan pimpinan dilimpahkan kepada para pejabat yang memimpin satuan di bawahnya dalam satuan bidang pekerjaan tertentu. Struktur ini berawal dari konsep adanya pimpinan yang tidak mempunyai bawahan yang jelas dan setiap atasan mempunyai wewenang memberi perintah kepada setiap bawahan, sepanjang ada hubunganya dengan fungsi atasan tersebut.
Ciri-ciri organisasi fungsional adalah sebagai berikut :
1. Organisasi kecil
2. Di dalamnya terdapat kelompok-kelompok kerja staff ahli
3. Spesialisasi dalam pelaksanaan tugas
4. Target yang hendak dicapai jelas dan pasti
5. Pengawasan dilakukan secara ketat
6. Tidak menjamin adanya kesatuan perintah
7. Hemat waktu karena mengerjakan pekerjaan yang sama
Adapun keuntungan dan keburukan dari struktur organisasi fungsional, yaitu :
Keuntungan dari struktur organisasi ini adalah:
1) Adanya pembagian tugas antara kerja pikiran dan fisik,
2) Dapat dicapai tingkat spesialisasi yang baik.
3) Solidaritas antar anggota yang tinggi.
4) Moral serta disiplin keija yang tinggi.
5) Koordinasi antara anggota berjalan dengan baik.
Keburukan dari struktur organisasi ini adalah:
1) Insiatif perseorangan sangat dibatasi.
2) Sulit untuk melakukan pertukaran tugas, karena terlalu menspesialisasikan diri dalam satu bidang tertentu.
Setiap institusi pasti memiliki sebuah struktur organisasi, termasuk institusi pendidikan. Ada macam struktur organisasi salah satunya struktur organisasi fungsional. Contohnya pada suatu Universitas, seorang pimpinan akan melimpahkan kekuasaannya kepada tenaga pengajar untuk memberi pengajaran kepada mahasiswa sesuai dengan jurusan yang telah di pilih. Adapun kekurangan pada struktur organisasi ini adalah:
1. Mahasiswa akan kesulitan mengerjakan tugas yang diberikan oleh beberapa orang pengajar.
2. mahasiswa tidak dapat mencoba hal baru karena telah ditentukan system pembelajarannya dalam suatu jurusan/ fakultas.
3. mahasiswa cenderung bingung karena mendapat tugas dari beberapa orang pengajar.
BAB III
PEMBAHASAN
Dari pembahasan diatas, sudah seharusnya sebuah ketelitian menjadi modal utama dalam penerapan suatu struktur organisasi, agar individu yang terkait dapat menjalin hubungan yang saling berkesinambungan antara satu dengan yang lain, baik pemimpin maupun bawahannya. Adanya sikap solidaritas yang terlalu berlebihan juga dapat menimbulkan perpecahan dalam bekerja sama. Solidaritas seperti ini ditimbulkan dari staf yang merasa memiliki kemampuan yang sama bersatu dan memisahkan diri dari organisasi sebenarnya. Organisasi Fungsional sebenarnya baik dijalankan dalam pendidikan namun dibutuhkan suatu pimpinan dan pengawasan yang kuat. Hal ini dilakukan guna perkembangan organisasi tersebut.


Sumber :

0 komentar:

Posting Komentar